Oleh: yukichiitria | April 22, 2011

Koalisi Dukung Peran NATO

WASHINGTON, KOMPAS.com — Para pemimpin Amerika Serikat, Inggris, dan Perancis melakukan pembicaraan telepon yang menyepakati bahwa NATO harus mengambil peran utama dalam operasi militer di Libya. “Para pemimpin tersebut … sepakat bahwa NATO harus memainkan peran utama dalam struktur komando pelaksanaan dan pemberlakuan wilayah larangan terbang terhadap Libya,” kata Deputi Penasihat Keamanan Nasional untuk Komunikasi Strategis, Ben Rhodes.

“Diskusi tentang itu masih berlangsung di Brussels dan sejumlah ibu kota negara, tetapi tentunya, dalam pembicaraan teleponnya Presiden Obama dan Presiden Nicolas Sarkozy serta Perdana Menteri David Cameron, sepakat bahwa NATO harus memainkan peran penting dalam upaya tersebut,” katanya.

Utusan Khusus Uni Eropa untuk Hubungan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan, Catherine Ashton, pada Selasa mengonfirmasi bahwa pembicaraan tentang hal itu tengah berlangsung.

Sekretaris Jenderal NATO Anders Fogh Rasmussen mengatakan, NATO telah menyelesaikan perencanaannya terhadap wilayah larangan terbang dan embargo persenjataan terhadap Libya, dan seluruh anggota aliansi berkomitmen terhadap tanggung jawab mereka dalam kerangka resolusi Perserikatan Bangsa Bangsa guna menghentikan kekerasan yang tidak bisa ditoleransi terhadap warga Libya.

Amerika Serikat memberlakukan sanksi sepihak terhadap 14 perusahaan Libya yang dimiliki oleh Perusahaan Minyak Nasional Libya, yang menjadi perusahaan minyak utama milik pemerintah dan pundi keuangan utama untuk rezim Khadafy.

Dewan Keamanan PBB memberlakukan wilayah larangan terbang terhadap Libya, Jumat lalu, serta memperbolehkan segala tindakan yang diperlukan guna melindungi warga sipil Libya dari serangan pasukan Moammar Khadafy.

Operasi Pengembaraan Fajar mencapai hari ketiganya dengan serangan udara terhadap sistem pertahanan udara Libya pada Senin. Televisi Pemerintah Libya melaporkan, sedikitnya 60 warga sipil tewas dan lebih dari 150 warga lainnya terluka akibat serangan itu.

 Seorang personel pemberontak menyaksikan beberapa kendaraan milik rezim Khadafy yang digulung dengan kobaran api setelah pasukan koalisi melancarkan serangan udara di Benghazi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: