Oleh: yukichiitria | Mei 9, 2011

Membunuh Hewan Saat Istri Hamil Bolehkah?

Wawasan Kehamilan
Saat istri hamil, sebagai suami yang bijak akan selalu menjaga istrinya. Mulai dari makanan yang dimakan sampai dengan cara memperlakukan istrinya. Banyak orang tua yang mengatakan mitos-mitos yang tidak boleh dilakukan dan boleh dilakukan oleh wanita hamil atau suami yang istrinya sedang hamil.

Salah satu mitos itu adalah tidak boleh membunuh hewan saat istri hamil besar. Karena jika suami membunuh hewan saat istrinya hamil, maka anak yang sedang dikandungnya itu akan cacat ketika lahir. Misalnya ketika istrinya sedang hamil, suami membunuh ikan lele maka anaknya akan cacat atau mulutnya seperti ikan lele. Atau suami membunuh ular, maka kulit anaknya lahir akan bersisik seperti ular. Benarkah? Ini hanya mitos, boleh dipercaya dan boleh tidak. Semua tergantung pemikiran Anda.

Karena menurut penelitian yang dilakukan oleh para ahli, secara genetika tidak ada hubungannya antara membunuh hewan dengan kelahiran anak. Cacat dan tidaknya anak tergantung bagaimana perawatan ibu saat sedang mengandung. Kalau ibu sering makan makanan junk food, mengkonsumsi alkohol dan rokok, maka kemungkinan anak yang dilahirkan pun akan cacat. Selain itu, ketika ibu tidak mengalami stres akibat ketakutan dengan anak yang dilahirkan, maka kecacatan pada anak pun tidak akan terjadi. Karena semua yang dipikirkan dan ditakutkan, kemungkinan besar akan terjadi. Begitu juga dengan stres istri yang suaminya membunuh hewan, semakin stres istrinya maka akan terjadi apa yang ditakutkannya itu.

Membunuh hewan tanpa alasan yang jelas, memang salah dan berdosa meskipun istri sedang tidak hamil. Namun, ketika membunuh hewan dengan alasan yang jelas seperti akan mengkonsumsi dagingnya dan disertai niat yang baik, maka semua akan baik-baik saja. Daging hewan yang akan dikonsumsi itu pun akan berguna bagi tubuh. Walaupun istrinya sedang hamil. Cacat atau tidaknya anak yang dilahirkan bukan karena hewan yang dibunuh suami atau ibu hamil, melainkan karena faktor lain. Seperti kelainan gen, pola hidup ibu hamil yang tidak baik atau yang lainnya.

shared  from: http://kehamilan.org/

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: